Merayakan Lebaran Bersama Keluarga ala Yaya Toure

Yaya Toure merayakan lebaran bersama keluarga

Geliat para pemain sepakbola muslim di Liga Premier Inggris kini sedang ramai-ramainya. Meski Negeri Ratu Elizabeth sempat dilanda krisis kepercayaan kepada orang beragama islam usai tragedi bom Manchester beberpa bulan lalu, popularitas pemain muslim di Liga Inggris tidak luntur. Terbukti semakin banyaknya raksasa Liga Premier yang memboyong pemain beragama islam.

[caption id="attachment_51" align="alignnone" width="960"]Lebaran, Yaya Toure bersilaturahmi dengan keluarga Lebaran, Yaya Toure bersilaturahmi dengan keluarga[/caption]

Ini tentu membuat citra dan kultur kompetisi sepakbola paling besar di eropa tersebut berubah. Sedikit demi sedikit budaya islam masuk ke tanah Inggris melalui kebiasaan para pemain. Seperti ketika kita melihat selebrasi sujud ala Demba Ba atau sikap Yaya Toure yang menolak botol champagne yang diberikan pada dirinya sebagai simbol man of the match. Kini ritual tersebut pun diganti dengan trofi kecil sebagai simbol.

Menjadi seorang muslim yang bermain di kompetisi Liga Inggris tentu medapatkan sejumlah kendala. Apalagi ketika bulan ramadhan tiba, lumayan banyak terjadi shock culture. Cukup banyak pemain yang bekerja ekstra keras dalam keadaan berpuasa. Namun semua pun kembali normal setelah datangnya Hari Raya Idul Fitri. Lebaran kali ini terasa cukup spesial bagi para pemain muslim.

Disebut spesial lantaran momen tersebut jatuh seiring dengan berakhirnya liga. Para pemain yang beragama muslim pun jadi memilii kesempatan untuk merayakan lebaran bersama keluarga. Seperti yang dialami oleh kapten kedua Manchester City, Yaya Toure. Gelandang berkebangsaan Pantai Gading tersebut berbagi pengalamannya saat menjalani puasa dan merayakan lebaran.

 Yaya Toure Jaga Kebugaran Tubuh Usai Lebaran

Merayakan Hari Raya Idul Fitri merupakan hal yang selalu didambakan setiap muslim di seluruh dunia. Termasuk bagi para pemain sepakbola, yang kali ini adalah merupakan kisah dari Yaya Toure. Dalam sebuah wawancara sang pemain Manchester City tersebut berbagi cerita tentang dirinya merayakan lebaran bersama keluarga.

[caption id="attachment_50" align="alignnone" width="960"]Yaya Toure merayakan lebaran bersama keluarga Yaya Toure merayakan lebaran bersama keluarga[/caption]

“Saya rasa Hari Raya Idul Fitri¬†tahun ini merupakan momen yang cukup spesial bagi kami (pemain muslim). Sebab hari besar tersebut jatuh tepat ketika kompetisi sedang memasuki masa libur. Jadi kami memiliki kesempatan untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga, “ ujar Yaya Toure kepada media setempat.

Pemain yang merupakan saudara dari Kolo Toure tersebut pun mengakui bahwa lebaran dengan keluarga memiliki suasana yang berbeda. Selain suasana yang hangat ketika berkumpul bersama keluarga, sang pemain mengaku bahwa dirinya sangat menyukai hidangan lebaran yang dibuat oleh sang ibu.

Yaya Toure mengaku bahwa dirinya terkadang makan terlalu banyak pada saat merayakan lebaran bersama sang ibunda. Oleh karena itu sang pemain berniat kembali memperbaiki pola makannya begitu kembali ke Etihad Stadium bersama Manchester City.

Berkah Ramadhan dan Idul Fitri Bagi Toure

[caption id="attachment_52" align="alignnone" width="960"]Yaya Toure mengaku banyak berkah yag didapat dalam Ramadhan kali ini Yaya Toure mengaku banyak berkah yag didapat dalam Ramadhan kali ini[/caption]

Toure merupakan salah seorang pemain muslim yang cukup memiliki peran vital di Etihad Stadium. Sempat dikabarkan memiliki hubungan yang tidak baik dengan manajer Citizen, Pep Guardiola, Yaya Toure mengaku mendapatkan banyak berkah bersama Manchester City musim ini.

Saat kembali ditanya perasaannya dalam merayakan idul fitri tahun ini, Yaya Toure mengaku bahwa Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini seperti berkah. Sang pemain mengaku bahwa banyak hal-hal baik terjadi kepadanya tahun ini, seperti klub yang finish di zona Liga Champions Eropa hingga tawaran perpanjangan kontrak dari klub yang didapatkannya.

“Tahun ini merupakan tahun yang menakjubkan bagi saya khususnya. Kami finish di empat besar klasemen serta tawaran kontrak baru yang diberikan klub pada saya. Saya bersyukur dan yakin bahwa ini merupakan berkah yang Tuhan berikan bagi yang sedang menjalankan ibadah,” ujar Toure menutup wawancara.