Mudik Lebaran ala Riyad Mahrez

Suasana Riyad Mahrez bersma keluarga di Aljazair

Selain Perancis dan Jerman, Liga Inggris termasuk dalam kompetisi yang cukup banyak memiliki pemain beragama muslim. Bersamaan dengan datangnya Bulan Ramadhan, kompetisi English Premier League juga mencapai akhir nya. Momen ini tentu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemain Liga Inggris yang beragama islam untuk bisa berpuasa dengan maksimal.

[caption id="attachment_13" align="alignnone" width="960"]Riyad Mahrez merayakan Idul Fitri di Aljazair Riyad Mahrez merayakan Idul Fitri di Aljazair[/caption]

Karena seperti yang sudah kita ketahui, pemain muslim yang harus bertanding dalam sebuah kompetisi biasanya tidak akan bisa berpuasa dengan maksimal. Ini dikarenakan oleh jadwal kompetisi yang sangat ada, khususnya liga inggris. Para pemain muslim yang memanfaatkan kesempatan di bulan ramadhan kali ini juga contohnya yaitu pemain andalan Leicester City, Riyad Mahrez.

Riyad Mahrez memanfaatkan kesempatan pada Bulan Ramadhan kali ini untuk memperbanyak ibadah. Pemain berkebangsaan Aljazair ini mengungkapkan bahwa ramadhan tahun ini dirinya berusaha untuk lebih banyak mendekatkan diri pada Tuhan. Dan mendekati akhir dari puasa, pemain terbaik Liga Inggris musim 2015-2016 tersebut memberikan ucapan selamat kepada umat muslim di seluruh dunia.

Idul Fitri Mahrez di Kampung Halaman

Berkumpul bersama dengan keluarga saat Idul Fitri merupakan kesempatan yang ditunggu-tunggu semua umat muslim. Tak terkecuali bagi pemain Leicester City yang beragama islam, Riyad Mahrez. Di bulan Ramadhan kali ini, Mahrez memanfaatkan waktu liburnya untuk pulang ke kampung halamannya, di desa Beni Snous provinsi Tlemcen, Aljazair.

[caption id="attachment_14" align="alignnone" width="960"]Suasana Riyad Mahrez bersma keluarga di Aljazair Suasana Riyad Mahrez bersma keluarga di Aljazair[/caption]

Kedatangan Riyad Mahrez sangat disambut hangat oleh masyarakat Aljazair bahkan gubernur Tlemcen. Saat Mahrez tiba di kampung halamannya pada Selasa 28 Juni 2016, dirinya langsung mendapatkan sambutan dari penduduk setempat. Mahrez juga diberi kehormatan untuk menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba membaca Al-Qur’an.

Rencana nya Mahrez akan berada di desa Beni Snous hingga idul fitri nanti. Rutinitas Mahrez dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri yaitu mengunjungi makam sang ayah. Selain itu, ibunda Mahrez juga selalu membuat kue khas lebaran kesukaan Mahrez, yaitu Baklava (Baklawa).

Resep Baklava Khas Ibunda Mahrez

[caption id="attachment_15" align="alignnone" width="960"]Baklava, kue khas buatan Ibu Mahrez Baklava, kue khas buatan Ibu Mahrez[/caption]

Bahan:

  • 24 ons tepung terigu.
  • 310 ml air.
  • 200 ghee meleleh ml dicampur dengan minyak bunga matahari 110ml.
  • 1/2 sendok teh garam.
  • 18 ons kacang cincang (almond, walnut, pecan).
  • 128 g gula pasir.
  • 1/4 sdt bubuk kayu manis.
  • 1 sendok teh gula vanili.
  • 2 sendok teh meleleh ghee.
  • 155 ml air jeruk beraroma bunga.
  • 310 -620 ml madu.
  • 155 -310 ml air bunga jeruk.
  • 310 ml tambahan ghee meleleh, untuk menyikat kue dengan cukup dan seluruh kacang untuk menghias setiap potongan baklawa.

Cara Membuat:

  • Ambil 1 mangkuk dan tempatkan tepung & garam di dalamnya. Tambahkan ghee ┬ácampuran minyak campuran, perlahan menambahkan air.
  • Masukan di permukaan meja.
  • Membagi adonan di setengah. Buat pertama 1/2 ke bola golf potong ukuran.
  • Ambil adonan bola golf, mulailah melewati meskipun mesin pasta pada pengaturan tertipis.
  • Dalam panci Anda, lelehkan ghee Anda pada api sedang.
  • Letakan lapisan pertama phyllo pastry vertikal di tengah baki. Oleskan kue dengan ghee tersebut.
  • Putar putaran nampan sehingga Anda menempatkan strip horizontal phyllo atas strip vertikal.
  • Lanjutkan bergulir kue dan layering nampan. Terus lakukan ini sampai Anda telah melakukan 5 lapisan.
  • Potong campuran kacang Anda sampai Anda memiliki jumlah yang diperlukan.
  • Tempatkan kacang dalam mangkuk pencampuran lalu tambahkan gula, kayu manis, vanili bubuk dan mazhar.
  • Buat lapisan tingkat sekali lagi sampai Anda memiliki 6 lapisan.
  • Bila Anda telah selesai lapisan 5 Anda dapat memilih bagaimana melakukan lapisan atas.
  • Ambil Anda pisau dan memotong garis lurus vertikal semua jalan ke bawah. Kemudian berputar putaran nampan dan memotong baris lagi tapi diagonal.
  • Oleskan ghee dan masukan ke oven dengan panas 180 derajat celcius selama 1 jam – 1 jam 10 menit.
  • Hangatkan madu dan mazhar dalam panci kemudian tuangkan perlahan selama baklawa.
  • Biarkan duduk selama 10 menit kemudian dipotong potong dan tempat dalam wadah kertas ataupun logam.