Tips Diet Usai Lebaran ala Pogba

Pogba berbagi tips diet usai lebaran

Hari Raya Idul Fitri selalu diramaikan dengan makanan khas suatu daerah. Seperti misalnya di Indonesia yang pasti selalu dilengkapi dengan ketupat dan opor ayam. Meskipun hidangan khas tersebut terasa sangat nikmat, sebagai umat muslim sebaiknya kita tidak berlebihan dalam mengkonsumsinya. Sebab selain dalam agama dianjurkan untuk tidak berlebihan, makanan tersebut juga bisa memicu banyak penyakit berbahaya.

[caption id="attachment_38" align="alignnone" width="960"]Pogba mengaku sering kalap menyantap hidangan lebaran Pogba mengaku sering kalap menyantap hidangan lebaran[/caption]

Hidangan pada saat lebaran memang didominasi dengan hidangan santan dan berlemak. Seperti yang kita ketahui, makanan bersantan dan berlemak  dapat memperbesar resiko penyakit. Jenis penyakit seperti kolestrol, asam urat, obesitas, darah tinggi dan sebagainya adalah jenis penyakit yang berpotensi ditimbulkan hidangan bersantan. Namun terkadan kita suka kalap akibat sebelumnya menjalani puasa sepanjang 30 hari di bulan Ramadhan.

Maka dari itu, setelah lebaran pusat kebugaran pun dipadati oleh orang-orang yang ingin menetralisir gaya makan mereka yang sempat kalap. Hal ini pun dipercaya oleh salah satu bintang Manchester United, Paul Pogba. Gelandang tengah The Red Devils tersebut mengakui memang dirinya terkadang suka lupa diri. Akan tetapi dengan metode diet andalannya, Pogba berhasil kembali menebus ‘dosa makan’ nya tersebut.

Pogba Lanjut Puasa Syawal Usai Lebaran

Paul Pogba membagikan cara agar dirinnya bisa tetap menjaga bentuk tubuh atletisnya meskipun telah khilaf menyantap hidangan lebaran. Gelandang yang juga pernah bermai untuk Juventus tersebut mengaku bahwa dirinya kerap melaksanakan Puasa Syawal pada hari ketiga usai lebaran. Pogba mengaku bahwa itu hal yang sulit karena tidak semua orang melaksanakannya. Namun Pogba yakin usaha tidak akan mengkhianati hasil.

[caption id="attachment_39" align="alignnone" width="960"]Pogba berbagi tips diet usai lebaran Pogba berbagi tips diet usai lebaran[/caption]

“Jika boleh jujur saya sebenarnya merupakan seseorang yang sering lupa diri soal makanan. Apalagi jika makanan tersebut adalah buatan ibu saya sendiri. Saya kerap kali makan tanpa aturan sehingga biasanya berat badan saya bertambah usai merayakan lebaran bersama keluarga. Karena itu saya menyiasati hal tersebut dengan puasa syawal pada tiga hari setelah Idul Fitri,” ujar Pogba dalam sebuah wawancara.

Seperti yang kita ketahui, puasa memang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Selama bulan ramadhan pun jika kita melaksanakan puasa dengan baik dan benar maka badan akan terasa segar. Namun karena lebaran, semua usaha kita 30 hari sebelumnya seakan sia-sia. Oleh karena itu menjalankan puasa syawal sangat direkomendasikan bagi yang ingin melakukan diet usai merayakan lebaran.

Penjelasan Ilmiah Tentang Manfaat Puasa

[caption id="attachment_40" align="alignnone" width="960"]Puasa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan Puasa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan[/caption]
  • Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah
    Berpuasa memiliki dampak yang sangat baik bagi jantung. Ketika berpuas tubuh kita ternyata melakukan peningkatan HDL dan penurunan LDL . Menurut penelitian “chronobiological” ternyata hal tersebut merupakan hal yang sehat bagi jantung dan pembuluh darah.
  • Merangsang Kreatifitas
    Rasa lapar akan memancing naluri kita untuk berpikiran lebih tajam dan kreatif. Hal ini juga dibuktikan dengan suatu kasus pada sekelompok mahasiswa di University of Chicago yang diminta berpuasa selama tujuh hari. Selama masa itu, terbukti bahwa kewaspadaan mental mereka meningkat.
  • Peningkatan Performa Seksual
    Sebuah penelitian yang membahas bahwa puasa memang benar menurunkan nafsu seksual dan menurunkan hormon testoteron. Namun ini bersifat sementara, Bahkan setelah beberapa hari siklus puasa dijalankan justru produksi hormon testosteron dan performa seksual justru meningkat pesat.
  • Mencegah Obesitas
    Puasa membuat usus-usus dalam tubuh akan lebih bersih dari sisa-sisa endapan makanan. Endapan makanan inilah yang bila kelebihan akan menjadi lemak diperut. Selain itu berpuasa juga memperbaiki sistem pencernaan kita, sehingga sirkulasi makanan dan buang air menjadi lebih lancar.
  • Kekebalan Tubuh
    Bukannya lemas sehingga menjadi gampang sakit, ternyata puasa justru meningkatkan kekebalan tubuh. Ketika seorang berpuasa maka akan terjadi peningkatan Limfosit sampai dengan 10 kali lipat dalam tubuh. Hal ini memberikan pengaruh yang besar terhadap sistem imunitas tubuh seseorang.
  • Sehat Bagi Ginjal
    Berpuasa membuat ginjal yang merupakan penyaring zat berbahaya semakin sehat. Ginjal akan berfungsi maksimal jika daya osmosis urin mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Satu-satunya cara adalah dengan berpuasa.
  • Pencegah Diabetes
    Dengan berpuasa konsumsi gula dan makanan berlemak dapat lebih terkontrol dan dikurangi. Hal ini akan berdampak baik bagi kembalinya keseimbangan kadar gula dan kolesterol tersebut. Sehingga potensi penyakit seperti Obesitas, hiperkolesterol dan diabetes semakin menurun.